Valogrel® (Clopidogrel 75 mg): Peran Penting dalam Pencegahan Kejadian Aterotrombotik
Penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Salah satu mekanisme kunci yang berperan dalam kejadian seperti serangan jantung dan stroke adalah pembentukan trombus akibat agregasi trombosit. Di sinilah terapi antiplatelet memegang peranan penting.
Apa itu Valogrel®?
Valogrel® 75 Tablet Salut Selaput mengandung clopidogrel bisulfate, yaitu obat golongan penghambat trombosit (antiplatelet). Clopidogrel bekerja dengan mencegah trombosit saling menggumpal, sehingga membantu menurunkan risiko terbentuknya gumpalan darah berbahaya di pembuluh darah arteri.
Indikasi Penggunaan Valogrel®
Valogrel® digunakan untuk pencegahan sekunder kejadian aterotrombotik, terutama pada pasien dengan risiko tinggi. Indikasinya meliputi:
- Pasien dengan Riwayat Penyakit Aterotrombotik
Valogrel® diindikasikan pada pasien dengan:
-
Riwayat infark miokard (≤ 35 hari)
-
Stroke iskemik (7 hari hingga 6 bulan)
-
Penyakit arteri perifer
Pada kelompok ini, terapi antiplatelet bertujuan untuk mencegah kekambuhan kejadian trombotik.
-
- Pasien dengan Sindrom Koroner Akut (SKA)
Valogrel® juga digunakan pada pasien dengan sindrom koroner akut, termasuk:
-
Non–ST Elevation (angina tidak stabil atau infark miokard non–Q), termasuk pasien yang menjalani pemasangan stent, dikombinasikan dengan ASA (asam asetilsalisilat).
-
ST Elevation Myocardial Infarction (STEMI) pada infark miokard akut, dikombinasikan dengan ASA pada pasien yang memenuhi syarat untuk terapi trombolitik.
Kombinasi ini membantu menurunkan risiko kejadian trombotik lanjutan pada fase akut.
-
- Pasien dengan TIA atau Stroke Iskemik Ringan
Pada pasien dewasa dengan:
-
Transient Ischemic Attack (TIA) risiko sedang–tinggi (skor ABCD2 ≥ 4), atau
-
Stroke iskemik ringan (NIHSS ≤ 3),
Kombinasi clopidogrel + ASA diindikasikan bila diberikan dalam 24 jam setelah kejadian, untuk menurunkan risiko stroke berulang pada fase awal yang kritis.
-
Bagaimana Cara Kerja Clopidogrel ?
Clopidogrel menghambat aktivasi trombosit melalui jalur reseptor ADP, sehingga:
- Mengurangi agregasi trombosit
-
Menurunkan pembentukan trombus arteri
-
Membantu menjaga aliran darah tetap lancar pada pembuluh yang sudah mengalami aterosklerosis
Efek ini sangat penting pada pasien dengan riwayat kejadian kardiovaskular atau serebrovaskular.
Kesimpulan
Valogrel® (clopidogrel 75 mg) merupakan pilihan terapi antiplatelet yang berperan penting dalam pencegahan sekunder kejadian aterotrombotik, baik pada pasien pasca infark miokard, stroke iskemik, sindrom koroner akut, maupun TIA berisiko tinggi. Dengan mekanisme kerja yang jelas dan indikasi yang spesifik, penggunaan clopidogrel yang tepat dapat membantu menurunkan risiko kejadian berulang yang berpotensi mengancam jiwa
Catatan : Penggunaan obat ini harus sesuai dengan indikasi dan atas rekomendasi tenaga kesehatan. Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan nasihat medis profesional