FARIDEXON Kaplet
Komposisi
Setiap kaplet mengandung Dexamethasone micronized 0,5 mg.
Indikasi
- Insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder, hiperplasia adrenal bawaan, tiroiditis nonsupuratif, hiperkalsemia karena kanker.
- Rinitis alergi parenial, asma bronkial, dermatitis kontak, dermatitis atopi, serum sickness, reaksi hipersensitivitas obat.
- Penyakit mata karena peradangan atau alergi dan bukan disebabkan oleh virus
- Sebagai terapi tambahan untuk pemberian jangka pendek seperti pada : artritis psoriatik, artitis rematik, artitis rematoid “juvenille”.
- Systematic Lupus Erythematosus (SLE), karditis rematik akut.
- Pempigus, dermatitis herpetiformis bulosa, eritema multiformis yang berat (Steven’s Johnson syndrome).
- Sarkoidosis
- Edema serebral
- Efek untuk edema tipe vasogenik seperti yang diakibatkan oleh tumor otak, khususnya metastase dan glioblastoma.
- Mungkin bermanfaat pada : anemia hemolitik idiopatik dan otoimun.
- Nekrosis hepatik subakut, hepatitis kronik aktif otoimun.
Dosis
Dewasa :
- Dosis awal bervariasi : 0,75 - 9 mg/hari, 2 - 4 x sehari atau tergantung berat ringannya penyakit.
- Pada penyakit ringan, dosis < 0,75 mg.
- Pada penyakit berat, dosis > 9 mg.
Class
ENDOCRINE & METABOLIC SYSTEM
Subclass
Corticosteroids / Adrenocortical Steroids
Perhatian
- Kepekaan terhadap infeksi pada penderita yang mendapat kortikosteroid tidak bersifat spesifik untuk bakteri atau fungi patogen tertentu. Bila terjadi infeksi dosis tetap dipertahankan atau ditambah dan harus dilakukan pengobatan yang terbaik terhadap infeksi tersebut.
- Penggunaan kortikosteroid jangka panjang mungkin mengakibatkan katarak subkapsular pasterior, glaukoma dengan kemungkinan kerusakan pada saraf mata, dan dapat meningkatkan infeksi okuler sekunder karena fungi dan virus.
- Kortikosteroid tidak dianjurkan pada wanita hamil trimester pertama karena kemungkinan bayi yang baru lahir menderita gejala hipoadrenalisme.
- Tidak dianjurkan pemakaian pada ibu menyusui karena kemungkinan kortikosteroid disekresikan ke dalam air susu ibu.
- Insufisiensi adrenokortikal sekunder karena pemakaian obat ini mungkin dapat dikurangi dengan menurunkan dosis secara bertahap.
- Pemakaian Acetosal bersama-sama dengan kortikosteroid tidak dianjurkan pada penderita hipoprotombinemia.
- Pemakaian obat ini dapat menekan gejala-gejala klinis dari suatu penyakit infeksi.
- Pemakaian jangka panjang dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi.
- Kortikosteroid tidak dianjurkan pada penderita kolitis ulseratif nonspesifik jika ada kecenderungan perforasi, abses, dan infeksi piogenik lain, diverticulitis, fresh intestinal anastomoses, peptic ulcer, renal insufisiensi, hipertensi, osteoporosis, myasthenia gravis.
- Tidak dianjurkan pada anak-anak di bawah 6 tahun, amati secara hati-hati pada anak-anak dan bayi yang memakai kortikosteroid dalam jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Pemakaian kortikosteroid pada penderita hipotiroid dan sirosis dapat meningkatkan efek kortikosteroid.
- Hati-hati penggunaan kortikosteroid ini pada penderita diabetes mellitus karena dapat menigkatkan glukoneogenesis dan mengurangi sensitivitas terhadap insulin.
Kemasan
Dus, 10 blister @ 10 kaplet ; No. Reg. : DKL8509201304A1
Bahan Aktif
Dexamethasone
Detail Lainnya
-
Brosur
Please sign in to download the brochure.