NESTACORT 2.5 % Krim

Product image
Komposisi

Setiap gram cream mengandung Hydrocortisone acetate 2,5%

Indikasi

Mengurangi gejala inflamasi dan manifestasi pruritis pada dermatosis yang bersifat responsif terhadap kortikosteroid.

Dosis

Oleskan tipis - tipis 2 – 4 kali sehari pada bagian kulit yang sakit dan sekitarnya.

Class

DERMATOLOGICALS

Subclass

Topical Corticosteroids

Perhatian
  • Anak-anak dapat mengabsorbsi kortikosteroid topikal dalam jumlah yang lebih besar, sehingga lebih rentan terhadap toksisitas sistemik.
  • Jika timbul iritasi, kortikosteroid topikal harus dihentikan dan diberi terapi yang sesuai.
  • Jika terjadi infeksi kulit, obat anti jamur atau anti bakteri yang sesuai harus diberikan.
  • Jika tidak tercapai respons yang baik secara cepat, kortikosteroid harus dihentikan sampai infeksi dapat terkontrol.
  • Kortikosteroid hanya diberikan pada wanita hamil jika manfaat yang ada melebihi potensi risiko terhadap janin.
  • Jangan diberikan secara berlebihan pada wanita hamil, yaitu dalam dosis besar atau pemakaian untuk jangka panjang.
  • Pemberian kortikosteroid topikal pada ibu menyusui harus dilakukan dengan hati - hati.
  • Absorbsi sistemik dari kortikosteroid akan meningkat bila digunakan dengan pembalut oklusif atau dalam pengobatan ekstensif. Tidak boleh digunakan pada daerah yang luas dan jangka waktu yang lama.
  • Pemakaian pada anak - anak menunjukkan kerentanan yang besar terhadap supresi poros hipotalamus pituitari adrenal (HPA) karena induksi kortikosteroid topikal.
  • Supresi poros HPA, sindroma Cushing, retardasi pertumbuhan linear, terhambatnya pertumbuhan berat badan dan hipertensi intrakarnial pernah dilaporkan pada anak - anak yang menerima kortikosteroid topikal. Jangan digunakan pada anak - anak kurang dari 2 tahun.
Kemasan

Dus, tube @ 5 gram; No. Reg. : DKL9809208629B1

Bahan Aktif

Hydrocortisone acetate

Detail Lainnya

-

Brosur
Please sign in to download the brochure.